Mengenal Fungsi Utama Unsur Manajemen

Manajemen.info –  Dalam suatu manajemen di perusahaan terdapat beberapa unsur yang saling berkaitan erat dan berhubungan satu dengan yang lain. Ada enam unsur manajemen dalam suatu perusahaan yang sangat vital dan mempengaruhi satu dengan yang lain. Enam unsur ini tidak bisa berdiri sendiri dan saling berkaitan antara satu dengan yang lain, artinya apabila salah satu unsur hilang atau lost, maka manajemen suatu perusahaan dapat dinyatakan kurang sehat dan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Enam unsur manajemen yang sangat vital bagi perusahaan tersebut adalah :

Manusia atau dalam hal ini adalah SDM
Manusia dalam hal ini SDM, merupakan unsur manajemen yang utama, karena manusia yang melakukan perencanaan dan melakukan proses untuk bekerja mencapai tujuan yang dicitakan. Tanpa ada SDM maka sudah tentu tidak ada proses kerja, proses perencanaan dan lain sebagainya.

Dana atau Uang atau Money
Dalam menjalankan aktivitas bisnis dan usaha sehari hari, perusahaan tidak akan bisa tanpa adanya dana atau uang untuk biaya keberlangsungan usaha. Dengan dana atau uang yang cukup, maka dapat dipastikan manajemen perusahaan akan lebih leluasa dalam melakukan efisiensi guna mencapai tujuan dari suatu usaha yakni, mendapatkan keuntungan perusahaan sebesar-besarnya.

Pembelanjaan material dan bahan baku akan dapat menjadi lebih murah dan efisien jika dilakukan dengan pembayaran tunai dan dalam hal ini manajemen akan dapat mengatur dengan jelas dan cepat serta tepat demi mencapai target keuntungan suatu usaha.

 Bahan Baku atau Materials
Bahan baku dan material merupakan unsur utama dalam proses produksi suatu perusahaan. Tanpa adanya bahan baku maka tak mungkin perusahaan dapat menghasilkan produk tertentu. Dalam hal ini bahan baku sangat berkaitan dengan Sumber daya Manusia atau dalam hal ini disebut ahli yang mampu mengolah material menjadi produk jadi.

Peralatan Produksi atau Mesin
Unsur tools atau peralatan usaha sangatlah penting dimana pengolahan bahan material dan bahan baku menjadi barang jadi yang dikerjakan oleh ahli akan membutuhkan mesin untuk mengolah bahan tersebut menjadi barang jadi. Mesin sangat dibutuhkan untuk efisiensi waktu pengerjaan bagi suatu perusahaan.

Cara atau Metode
Metoda atau manajemen pengolahan bahan baku dengan menggunakan mesin membutuhkan metoda atau cara tertentu hingga nantinya akan menghasilkan produk usaha yang lebih bagus dan berkualitas serta efisien dalam hal waktu pengerjaan.

Market Atau Pasar
Unsur manajemen yang terakhir adalah Market atau pasar. Pasar merupakan unsur yang penting karena dalam hal ini produk yang sudah dihasilkan membutuhkan pasar untuk penjualan produk tersebut agar nantinya dapat menghasilkan laba bagi perusahaan. Dalam kasus ini manajemen harus memiliki cara yang jitu untuk memasarkan produk agar dapat bersaing dan memikat konsumen untuk membeli produk yang dijual.

Nah, diatas adalah enam unsur manajemen yang saling berkaitan satu dengan yang lain dan tidak dapat berdiri sendiri. Tiap-tiap elemen saling berkaitan dan saling memberi nilai antara unsur yang satu dengan yang lain. Apabila keenam unsur manajemen ini dapat diterapkan dengan baik dan sempurna, maka dapat dipastikan perusahaan akan mampu meraih laba sesuai dengan target yang telah ditentukan.

 

 

Memahami Pengertian Manajemen Keuangan

Manajemen.info – Pasti kita sudah sering mendengar kata manajemen keuangan bukan, nah apakah anda tahu secara pasti apa yang dimaksud dengan manajemen keuangan itu?. Yups, kalo belum begitu yakin akan arti manajemen keuangan, mari kita kaji dan urai guna memahami pengertian manajemen keuangan. Hal ini perlu kita ketahui agar kita benar benar paham secara teori apa itu manajemen keuangan.

Menurut wikipedia, Manajemen keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan. Dapat juga diartikan bahwa manajemen keuangan merupakan segala aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan bagaimana cara untuk mengatur dan memperoleh pendanaan modal kerja yang nantinya digunakan uang untuk mengatur dana dan mengelola aset yang dimiliki untuk mencapai tujuan utama dari suatu perusahaan.

Lalu pasti kita bertanya, untuk apakah sebenarnya tujuan dari manajemen keuangan itu? yups, tujuan dari manajemen keuangan adalah untuk mengatur dan melakukan arange secara maksimal terhadap dana perusahaan yang nantinya dapat memberikan nilai tambah terhadap asset yang dimiliki oleh perusahaan atau pemegang saham. Dalam hal ini manajemen keuangan berfungsi untuk melakukan efisiensi dana perusahaan atau organisasi hingga dapat menghasilkan laba atau pertumbuhan aset bagi perusahaan.

Adapun fungsi utama dari manajemen keuangan diantaranya adalah sebagai berikut:

Planning atau perencanaan
Dalam hal ini perencanaan atau planning keuangan yang meliputi perencanaan arus kas keluar dan masuk, dan juga arus kas untuk mengetahui Rugi dan Laba.

Anggaran atau Budgeting
dalam hal ini budgeting atau anggaran yang berfungsi untuk perencanaan yang meliputi penerimaan dan pengalokasian dana atau biaya secara efisien serta memaksimalkan dana perusahaan secara efisien.

Fungsi Sebagai Pengendalian Keuangan
Dimana manajemen keuangan dalam hal ini sangat berperan penting dalam melakukan pengendalian, kontrol dan melakukan evaluasi dan perbaikan atas sistem keuangan di dalam perusahaan

Fungsi sebagai auditing atau pemeriksaan keuangan
dimana dalam hal ini adalah pemeriksaan keuangan, audit internal terhadap keuangan perusahaan agar sesuai dengan standar akuntasi serta tidak mengalami kebocoran dana perusahaan.

Fungsi sebagai Reporting atau sebagai pelaporan keuangan.
dalam hal ini berfungsi memberikan dan menyiapkan laporan dan informasi mengenai kondisi perusahaan secara up to date dan terperinci.

 

 

 

Sistem Informasi Manajemen

Di era modern saat ini hampir semua organisasi baik perusahaan maupun organisasi sosial pasti membutuhkan yang namanya manajemen. Hal ini sangat diperlukan untuk mengatur dan mengelola segala sesuatu agar lebih teratur serta terkontrol dengan tepat.

Manajemen dapat mencakup proses perencanaan, pengorganisasian dan pengarahan serta pengawasan dalam sebuah organisasi. Dalam kaitannya dengan manajemen informasi dapat diartikan bahwa Sistem informasi manajemen merupakan sistem yang mengloah dan mengorganisasikan data serta informasi yang penting untuk mendukung dan memperlancar pelaksanaan tugas dalam sebuah organisasi.

SIM atau Sistem Informasi Manajemen sendiri pada awalnya belum berjalan secara maksimal, kemudian perkembangan komputer dan teknologi akhirnya memunculkan sebuah sistem yang terintegrasi menjadi satu dari berbagai data sebuah organisasi maupun perusaan. Sistem inilah yang dibentuk dalam sistem informasi manajemen berbasis komputer.

Lalu, apakah fungsi utama dari Sistem Informasi Manajemen itu? Fungsi utama dari Sistem Informasi Manajemen dapat mempermudah manajemen untuk melakukan perencanaan, pengawasan serta pendelegasian tugas dalam sebuah organisasi kepada semua departemen yang memiliki hubungan dan koordinasi dengannya.

Selain itu, sistem informasi manajemen berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas data yang tersaji dengan cepat dan akurat. Hal ini berdampak juga pada peningkatan produktifitas dan penghematan biaya perusahaan atau organisasi. Sistem informasi manajemen juga dapat meningkatkan SDM yang terlibat dalam penggunaan aplikasi Sistem Manajemen tersebut.

Salah satu contoh dari SIM adalah Enterprise Resource Planning (ERP). ERP System biasanya diaplikasikan oleh beberapa perusahaan menengah keatas dan perusahaan besar yang mempunyai banyak kantor cabang baik dalam negri maupun luar negeri. Aplikasi ini dapat terintegrasi dengan semua SDM yang ada dalam perusahaan yang meliputi accounting, pemasaran SDM, Operasional dan lainnya. Aplikasi ini sangat mempermudah perusahaan mengelola data yang berhubungan dengan perusahaan.

Ada banyak lagi SIM yang digunakan oleh perusahaan berkembang dan perusahaan kecil beberapa diantaranya adalah SCM atau Supply Chain Management, TPS atau Transaction Processing System, serta beberapa yang lain yang umum digunakan oleh perusahaan.

Nah dengan keterangan dan penjelasan diatas mudah mudahan kita dapat memahami apa dan bagaimana yang dimaksud dengan SIM atau System Informasi dan Manajemen untuk organisasi maupun perusahaan.

Memahami “Manajemen Resiko”

Manajemen.info – Tentu anda pernah mendengar apa itu manajemen resiko bukan, yup, manajemen resiko menurut WIKIPEDIA adalah  suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya

Secara umum, manajemen resiko merupakan gabungan dari dua kata yakni manajemen yang artinya adalah mengorganisir sesuatu dan resiko yang dalam bahasa Indonesia adalah efek atau hasil dari sesuatu yang membahayakan atau merugikan dan merupakan hasil dari suatu tindakan. Dalam dunia bisnis, resiko berhubungan dengan hasil yang nantinya didapat yang kemungkinan buruk yang akan didapat dimana resiko berkonotasi negatif yang berarti hasil buruk yang kemungkinan diperoleh bila gagal melakukan sesuatu.

Secara garis besar businessdictionary.com menyebutkan bahwa manajemen resiko adalah proses identifikasi, penilaian pengendalian serta analisis untuk meminimalisasi atau penghapusan resiko yang kemungkinan diterima. Manajemen resiko dapat juga dikatakan pengelolaan suatu tindakan untuk meminimalisasi kegagalan.

Hal yang berhubungan dengan manajemen resiko biasanya dihadapi oleh seorang investor atau fund manager pada saat melakukan analisa suatu bisnis untuk mendapatkan profit yang diinginkan serta memberlakukan toleransi resiko yang akan dihadapi dalam bisnis tersebut. Biasanya pemain bursa saham, atau valuta asing yang sering melakukan hal ini. Mereka mengelola resiko sedemikian rupa hingga nantinya berhasil diminimalisir atau bahkan berbalik menjadi profit atau laba.

Ada beberapa proses yang harus dipelajari saat akan melakukan atau mengelola manajemen resiko, yakni :

  1. internal environment / Faktor Lingkungan
  2. objective setting / penyusunan / penetapan sasaran/object
  3. event identification / Identifikasi pelaksanaan / kegiatan
  4. risk assessment / penilaian resiko
  5. Risk Response / Tanggapan / reaksi resiko
  6. Control activities / pengontrolan kegiatan
  7. information and communication / informasi dan komunikasi yang efektif
  8. Monitoring / pemantauan kegiatan

Arti Manajemen

Manajemen.info – Banyak sekali definisi dan arti dari manajemen yang ada dan kita temui setelah mencari via googling, namun sejatinya, menurut wikipedia, Manajemen adalah :

Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi Mary Parker Follet ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.[1] Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.[2] Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal.[3]

Nah dari definisi tersebut mungkin dapat kita pahami garis besar dari fungsi manajemen yang tentunya sangat bermanfaat bagi kita, jika kita mampu menjalankan dengan baik, (terutama manajemen keuangan) yang selama ini menjadi “momok” menakutkan bagi seseorang yang kurang begitu paham mengenai manajemen keuangan.

Perlu kita ketahui, bahwa sebenarnya bagi seseorang yang sudah terbiasa dengan disiplin dan membuat manajemen untuk kehidupannya, akan menjadi tidak nyaman apabila disekitarnya masih carut marut dan susah untuk berlaku disiplin terhadapnya. Inti dari manajemen tersebut yaitu agar kita dapat mengatur atau memanage  segala sesuatu hingga menjadi nyaman dan teratur.

ok, kali ini sekian dulu tulisan mengenai manajemen info, lain kali akan tersaji ilmu manajemen yang lain yang mungkin bermanfaat untuk kita semua.